Bab Apa yang Dikatakan tentang Bai'at Nabi
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ لَمْ نُبَايِعْ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى الْمَوْتِ إِنَّمَا بَايَعْنَاهُ عَلَى أَنْ لاَ نَفِرَّ . قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ . وَمَعْنَى كِلاَ الْحَدِيثَيْنِ صَحِيحٌ قَدْ بَايَعَهُ قَوْمٌ مِنْ أَصْحَابِهِ عَلَى الْمَوْتِ وَإِنَّمَا قَالُوا لاَ نَزَالُ بَيْنَ يَدَيْكَ حَتَّى نُقْتَلَ وَبَايَعَهُ آخَرُونَ فَقَالُوا لاَ نَفِرُّ .
Dari Jabir bin Abdullah, ia berkata: "Kami tidak membai'at Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk mati, tetapi kami hanya membai'atnya agar tidak melarikan diri." Abu 'Eisa berkata: Hadits ini Hasan Sahih, yang berarti kedua hadits tersebut adalah Sahih. Sebagian sahabatnya membai'atnya untuk mati, mereka berkata: "Kami tidak akan pergi dari hadapanmu selama kami tidak dibunuh." Sedangkan yang lainnya membai'atnya dengan mengatakan: "Kami tidak akan melarikan diri."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
