Bab Hal yang Tidak Diperbolehkan dalam Kurban
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، أَخْبَرَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عُبَيْدِ بْنِ فَيْرُوزَ، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ، رَفَعَهُ قَالَ " لاَ يُضَحَّى بِالْعَرْجَاءِ بَيِّنٌ ظَلَعُهَا وَلاَ بِالْعَوْرَاءِ بَيِّنٌ عَوَرُهَا وَلاَ بِالْمَرِيضَةِ بَيِّنٌ مَرَضُهَا وَلاَ بِالْعَجْفَاءِ الَّتِي لاَ تُنْقِي " .
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr, telah mengabarkan kepada kami Jarir bin Hazim, dari Muhammad bin Ishaq, dari Yazid bin Abi Habib, dari Sulaiman bin Abdurrahman, dari Ubaid bin Fayruz, dari Al-Bara' bin 'Azib, ia berkata: "Tidak boleh dikurbankan hewan yang pincang yang jelas pincangnya, dan tidak pula hewan yang buta yang jelas kebutaannya, dan tidak pula hewan yang sakit yang jelas sakitnya, dan tidak pula hewan yang kurus yang tidak ada sumsum dalam tulangnya."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
