Bab Hal yang Tidak Diperbolehkan dalam Kurban
Shahih oleh Darussalam
haddatsana aliyyu ibnu hujrin, akhbarana jariru ibnu hazimin, an muhammadi ibni ishaqa, an yazida ibni abi habibin, an sulaymana ibni abdi arrahmani, an ubaydi ibni fayruza, ani albarai ibni azibin, rafaahu qala " la yudhahha bialarjai bayyinun zhalauha wala bialawrai bayyinun awaruha wala bialmaridhahi bayyinun maradhuha wala bialajfai ati la tunqi ".
Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr, telah mengabarkan kepada kami Jarir bin Hazim, dari Muhammad bin Ishaq, dari Yazid bin Abi Habib, dari Sulaiman bin Abdurrahman, dari Ubaid bin Fayruz, dari Al-Bara' bin 'Azib, ia berkata: "Tidak boleh dikurbankan hewan yang pincang yang jelas pincangnya, dan tidak pula hewan yang buta yang jelas kebutaannya, dan tidak pula hewan yang sakit yang jelas sakitnya, dan tidak pula hewan yang kurus yang tidak ada sumsum dalam tulangnya."