Jami' At-Tirmidzi · Kitab Diyat dari Rasulullah ﷺ · No. 1400

Bab Apa yang Dikatakan tentang Seorang Pria yang Membunuh Anaknya, Apakah Dia Dikenakan Qisas atau Tidak

Dha'if oleh Darussalam

حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ الأَشَجُّ، حَدَّثَنَا الأَحْمَرُ، عَنِ الْحَجَّاجِ بْنِ أَرْطَاةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ، قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ " لاَ يُقَادُ الْوَالِدُ بِالْوَلَدِ " .

haddatsana abu saidin alasyajju, haddatsana alahmaru, ani alhajjaji ibni arthaha, an amriw ibni syuaybin, an abihi, an jaddihi, an umara ibni alkhatthabi, qala samitu rasula allahi yaqulu " la yuqadu alwaadu bialwaladi ".

Dari Umar bin Al-Khattab, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Seorang ayah tidak dikenakan qisas karena membunuh anaknya."

Penjelasan