Bab Ringannya Berdiri dan Membaca
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا الْعَطَّافُ بْنُ خَالِدٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، قَالَ دَخَلْنَا عَلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ فَقَالَ صَلَّيْتُمْ قُلْنَا نَعَمْ . قَالَ يَا جَارِيَةُ هَلُمِّي لِي وَضُوءًا مَا صَلَّيْتُ وَرَاءَ إِمَامٍ أَشْبَهَ صَلاَةً بِرَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مِنْ إِمَامِكُمْ هَذَا . قَالَ زَيْدٌ وَكَانَ عُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ يُتِمُّ الرُّكُوعَ وَالسُّجُودَ وَيُخَفِّفُ الْقِيَامَ وَالْقُعُودَ .
Diriwayatkan bahwa Zaid bin Aslam berkata: "Kami masuk menemui Anas bin Malik dan dia berkata: 'Apakah kalian sudah shalat?' Kami menjawab: 'Ya.' Dia berkata: 'Wahai pelayan, bawakan saya air untuk wudhu! Saya belum pernah shalat di belakang imam yang shalatnya lebih mirip dengan shalat Rasulullah (ﷺ) daripada imam kalian ini.'" Zaid berkata: "Umar bin Abdul Aziz biasa menyempurnakan rukuk dan sujud (tanpa terburu-buru) dan meringankan berdiri dan duduk."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
