Bab Perintah untuk Mengucapkan Amin di Belakang Imam
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ سُمَىٍّ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، - رضى الله عنه - أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " إِذَا قَالَ الإِمَامُ { غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ } فَقُولُوا آمِينَ فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلَ الْمَلاَئِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ " .
Diriwayatkan dari Abu Hurairah, semoga Allah meridhoi dia, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Apabila Imam mengatakan: 'Bukan (jalan) orang-orang yang dimurkai, dan bukan (jalan) orang-orang yang sesat', maka ucapkanlah: 'Amin', karena jika ucapan Amin seseorang bertepatan dengan ucapan Amin para malaikat, maka diampuni baginya dosa-dosa yang telah lalu."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
