Bab Larangan Menempatkan Tangan di Pinggang Saat Shalat
أَخْبَرَنَا حُمَيْدُ بْنُ مَسْعَدَةَ، عَنْ سُفْيَانَ بْنِ حَبِيبٍ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ زِيَادٍ، عَنْ زِيَادِ بْنِ صُبَيْحٍ، قَالَ صَلَّيْتُ إِلَى جَنْبِ ابْنِ عُمَرَ فَوَضَعْتُ يَدِي عَلَى خَصْرِي فَقَالَ لِي هَكَذَا ضَرْبَةً بِيَدِهِ فَلَمَّا صَلَّيْتُ قُلْتُ لِرَجُلٍ مَنْ هَذَا قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ . قُلْتُ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَا رَابَكَ مِنِّي قَالَ إِنَّ هَذَا الصَّلْبُ وَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَانَا عَنْهُ .
Diriwayatkan bahwa Ziyad bin Subaih berkata: "Saya shalat di samping Ibn Umar dan meletakkan tangan saya di pinggang saya, lalu ia melakukan ini kepada saya - menepuknya dengan tangannya. Ketika saya selesai shalat, saya berkata kepada seorang lelaki: 'Siapa ini?' Ia berkata: 'Abdullah bin Umar.' Saya berkata: 'Wahai Abu Abdur-Rahman, mengapa Anda marah kepada saya?' Ia berkata: 'Ini adalah sikap salib, dan Rasulullah (ﷺ) melarang kami untuk melakukannya.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
