Bab Bagaimana Imam Menyusun Barisan
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الأَحْوَصِ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ طَلْحَةَ بْنِ مُصَرِّفٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْسَجَةَ، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ، قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَتَخَلَّلُ الصُّفُوفَ مِنْ نَاحِيَةٍ إِلَى نَاحِيَةٍ يَمْسَحُ مَنَاكِبَنَا وَصُدُورَنَا وَيَقُولُ " لاَ تَخْتَلِفُوا فَتَخْتَلِفَ قُلُوبُكُمْ " . وَكَانَ يَقُولُ " إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الصُّفُوفِ الْمُتَقَدِّمَةِ " .
Diriwayatkan bahwa Al-Bara bin Azib berkata: 'Rasulullah ﷺ biasa berjalan di antara barisan dari satu sisi ke sisi lain, sambil mengusap bahu dan dada kami dan berkata: 'Janganlah kalian membuat barisan kalian tidak rapi, atau hati kalian akan dipenuhi dengan permusuhan satu sama lain.' Dan beliau biasa berkata: 'Allah dan para malaikat-Nya mengirimkan salawat kepada barisan yang terdepan.'