Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini menceritakan kisah 'Amr bin Salamah yang menjadi imam shalat kaumnya di usia muda karena hafalannya paling banyak. Kisah ini menunjukkan bahwa yang paling utama menjadi imam adalah yang paling banyak hafalan Al-Qur'an dan paling paham bacaannya, meskipun usianya masih kecil. Hadits ini juga mengajarkan adab menutup aurat dalam shalat, karena aurat harus ditutup meskipun hanya sekadar pakaian yang robek atau terbuka.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits Riwayat An-Nasa'i:
Teks hadits yang Anda sebutkan adalah riwayat dari 'Amr bin Salamah. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya dengan redaksi yang lebih panjang. Dalam riwayat Al-Bukhari, disebutkan bahwa 'Amr bin Salamah berkata:
"Ketika utusan kaumku kembali dari menemui Nabi ﷺ, mereka berkata: 'Nabi ﷺ bersabda: "Hendaklah yang menjadi imam kalian adalah yang paling banyak hafalan Al-Qur'annya."' Maka mereka melihat, tidak ada seorang pun di kaum itu yang lebih banyak hafalannya daripadaku, karena aku telah mempelajari Al-Qur'an dari para musafir yang lewat. Maka mereka menjadikanku sebagai imam, padahal saat itu usiaku baru enam atau tujuh tahun. Dan aku memakai burdah (kain) yang robek, maka mereka berkata kepada ayahku: 'Tidakkah engkau tutup aurat anakmu ini?' Maka mereka membelikanku baju." (HR. Al-Bukhari, no. 4302)
Ayat Al-Qur'an yang Terkait:
QS. Al-Ahzab [33]: 33
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ ۖ وَأَقِمْنَ الصَّلَاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيرًا
"Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu, dan laksanakanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlul bait, dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya."
Ayat ini menunjukkan perintah menjaga diri dan menutup aurat, yang juga berlaku dalam shalat.
Hadits Terkait tentang Menutup Aurat dalam Shalat:
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
لَا يَقْبَلُ اللَّهُ صَلَاةَ حَائِضٍ إِلَّا بِخِمَارٍ
"Allah tidak menerima shalat wanita yang telah haid (baligh) kecuali dengan memakai khimar (penutup kepala)." (HR. Abu Dawud, no. 641; At-Tirmidzi, no. 377; Ibnu Majah, no. 655)
Kaitan dengan Ulama:
Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa hadits 'Amr bin Salamah ini menunjukkan bolehnya anak kecil menjadi imam bagi orang dewasa jika ia lebih banyak hafalannya. Beliau juga menjelaskan bahwa perintah menutup aurat dalam shalat adalah wajib, dan kisah ini menunjukkan para sahabat sangat memperhatikan hal tersebut.
Penjelasan Rinci
1. Keutamaan yang Paling Banyak Hafalan Al-Qur'an
Hadits ini menunjukkan bahwa kriteria utama seorang imam adalah yang paling banyak hafalan Al-Qur'annya dan paling baik bacaannya. Ini sesuai dengan kaidah yang disebutkan dalam hadits Abu Mas'ud Al-Anshari, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
"Yang menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak hafalan Kitabullah (Al-Qur'an)." (HR. Muslim, no. 673)
Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa urutan prioritas imam adalah: (1) yang paling banyak hafalan Al-Qur'an dan paling paham hukum-hukumnya, (2) yang paling paham sunnah, (3) yang lebih dahulu hijrah, (4) yang lebih dahulu masuk Islam, (5) yang lebih tua usianya. Ini adalah pendapat mayoritas ulama.
2. Bolehnya Anak Kecil Menjadi Imam
Dalam kisah ini, 'Amr bin Salamah menjadi imam kaumnya padahal usianya masih sekitar enam atau tujuh tahun. Ini menunjukkan bahwa yang menjadi ukuran dalam kepemimpinan shalat adalah kemampuan dan keilmuan, bukan usia. Imam Al-Bukhari menempatkan hadits ini dalam bab tentang imamah anak kecil.
Imam Ibnu Hajar al-Asqalani menjelaskan bahwa para sahabat tidak keberatan 'Amr bin Salamah yang masih kecil menjadi imam mereka karena ia yang paling banyak hafalannya. Ini menunjukkan bahwa keutamaan ilmu lebih diutamakan daripada faktor usia.
3. Adab Menutup Aurat dalam Shalat
Bagian akhir hadits ini menunjukkan perhatian para sahabat terhadap aurat. Mereka menegur ayah 'Amr bin Salamah karena pakaian anaknya robek sehingga auratnya terbuka. Ini menunjukkan bahwa menutup aurat dalam shalat adalah syarat sah shalat.
Imam Ibnul Qayyim dalam Ighatsatul Lahfan menjelaskan bahwa menutup aurat termasuk syarat sahnya shalat berdasarkan Al-Qur'an, sunnah, dan ijma' ulama. Allah berfirman:
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ
"Wahai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid." (QS. Al-A'raf [7]: 31)
Imam As-Sa'di dalam tafsirnya menjelaskan bahwa ayat ini mencakup perintah menutup aurat dalam shalat dan thowaf.
4. Pelajaran tentang Kesederhanaan dan Keikhlasan
Kisah ini juga menunjukkan kesederhanaan hidup para sahabat. 'Amr bin Salamah menjadi imam dengan pakaian yang robek, dan kaumnya tidak memandang rendah dirinya karena hal itu. Mereka justru membantu dengan membelikannya pakaian yang layak. Ini menunjukkan bahwa kemuliaan di sisi Allah bukan karena kekayaan atau penampilan, tetapi karena ketakwaan dan ilmu.
Story Telling
Diriwayatkan bahwa 'Amr bin Salamah berkata: "Ayahku termasuk utusan kaumku yang pergi menemui Nabi ﷺ. Ketika mereka kembali, ayahku berkata: 'Aku telah mendengar Nabi ﷺ bersabda: "Hendaklah yang menjadi imam kalian adalah yang paling banyak hafalan Al-Qur'annya."'
Maka kaumku mengumpulkan orang-orang yang hafal Al-Qur'an, dan ternyata tidak ada seorang pun yang lebih banyak hafalannya daripadaku, karena aku telah belajar Al-Qur'an dari para musafir yang melewati kampung kami. Maka mereka menjadikanku imam, padahal saat itu aku masih kecil dan hanya memakai burdah yang robek.
Mereka berkata kepada ayahku: 'Tidakkah engkau tutup aurat anakmu ini?' Maka mereka membelikanku baju. Dan tidak ada sesuatu pun yang lebih membahagiakan hatiku selain baju itu." (HR. Al-Bukhari, no. 4302)
Hikmah dari kisah ini:
- Keberkahan Al-Qur'an: 'Amr bin Salamah mendapatkan kemuliaan menjadi imam kaumnya karena hafalannya, meskipun usianya masih kecil.
- Perhatian terhadap aurat: Para sahabat sangat menjaga aurat, bahkan mereka menegur ayah 'Amr bin Salamah dengan cara yang baik.
- Kesederhanaan: Kehidupan para sahabat sangat sederhana, namun mereka tetap menjaga syariat.
Kesimpulan Praktis
- Utamakan yang paling baik bacaannya dalam memilih imam shalat, sebagaimana sabda Nabi ﷺ.
- Menutup aurat adalah syarat sah shalat — pastikan pakaian shalat menutup aurat dengan sempurna, tidak robek atau transparan.
- Jangan meremehkan orang karena usianya — yang mulia di sisi Allah adalah yang bertakwa dan berilmu.
- Ajarkan Al-Qur'an kepada anak-anak sejak dini — sebagaimana 'Amr bin Salamah yang hafal Al-Qur'an di usia kecil.
- Saling menasihati dalam kebaikan — para sahabat menegur ayah 'Amr bin Salamah dengan cara yang baik dan membantu menyelesaikan masalahnya.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.