Bab Iqamah Setiap Orang untuk Diri Sendiri
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، قَالَ أَنْبَأَنَا إِسْمَاعِيلُ، عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ، عَنْ أَبِي قِلاَبَةَ، عَنْ مَالِكِ بْنِ الْحُوَيْرِثِ، قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ ﷺ وَلِصَاحِبٍ لِي " إِذَا حَضَرَتِ الصَّلاَةُ فَأَذِّنَا ثُمَّ أَقِيمَا ثُمَّ لْيَؤُمَّكُمَا أَحَدُكُمَا " .
Dari Malik bin Al-Huwayrith: "Rasulullah ﷺ berkata kepada saya dan seorang teman saya: 'Ketika waktu shalat tiba, biarkan kalian berdua mengumandangkan Adzan, kemudian kalian berdua mengucapkan Iqamah, lalu salah satu dari kalian memimpin shalat.'"