Bab Ikamah bagi yang lupa satu rakaat dari shalat
Shahih oleh Darussalam
akhbarana qutaybahu, qala haddatsana allaytsu, an yazida ibni abi habibin, anna suwayda ibna qaysin, haddatsahu an muawiyaha ibni hudayjin, anna rasula allahi shalla yawman fasallama waqad baqiyat mina asshalahi rakahun faadrakahu rajulun faqala nasita mina asshalahi rakahan fadakhala almasjida waamara bilalan faaqama asshalaha fashalla lilnnasi rakahan faakhbartu bidzalika annasa faqalu li atarifu arrajula qultu la ila an arahu famarra bi faqultu hadza huwa. qalu hadza thalhahu ibnu ubaydi allahi.
Diriwayatkan bahwa Mu'awiyah bin Hudaij bahwa Rasulullah (S.A.W) shalat pada suatu hari dan mengucapkan salam ketika masih ada satu rakaat tersisa dari shalat. Seorang lelaki mengejarnya dan berkata: 'Engkau lupa satu rakaat dari shalat!' Maka ia kembali ke masjid dan memerintahkan Bilal untuk mengumandangkan iqamah, kemudian ia memimpin orang-orang shalat satu rakaat. Aku memberitahu orang-orang tentang hal itu dan mereka berkata kepadaku: 'Apakah engkau tahu siapa lelaki itu?' Aku berkata: 'Tidak, kecuali jika aku melihatnya.' Kemudian ia lewat di depanku dan aku berkata: 'Inilah dia.' Mereka berkata: 'Inilah Talha bin Ubaidullah.'