Bab Bolehkah Seseorang Mengumandangkan Adzan untuk Orang Lain di Tempat Tinggal
أَخْبَرَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ يَعْقُوبَ، قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ، قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ أَبِي قِلاَبَةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ سَلِمَةَ، فَقَالَ لِي أَبُو قِلاَبَةَ هُوَ حَىٌّ أَفَلاَ تَلْقَاهُ . قَالَ أَيُّوبُ فَلَقِيتُهُ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ لَمَّا كَانَ وَقْعَةُ الْفَتْحِ بَادَرَ كُلُّ قَوْمٍ بِإِسْلاَمِهِمْ فَذَهَبَ أَبِي بِإِسْلاَمِ أَهْلِ حِوَائِنَا فَلَمَّا قَدِمَ اسْتَقْبَلْنَاهُ فَقَالَ جِئْتُكُمْ وَاللَّهِ مِنْ عِنْدِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم حَقًّا فَقَالَ " صَلُّوا صَلاَةَ كَذَا فِي حِينِ كَذَا وَصَلاَةَ كَذَا فِي حِينِ كَذَا فَإِذَا حَضَرَتِ الصَّلاَةُ فَلْيُؤَذِّنْ لَكُمْ أَحَدُكُمْ وَلْيَؤُمَّكُمْ أَكْثَرُكُمْ قُرْآنًا " .
Diriwayatkan dari Ayyub, dari Abu Qilabah, dari 'Amr bin Salamah: "Abu Qilabah berkata kepadaku (Ayyub): Dia ('Amr) masih hidup, apakah kamu ingin menemuinya?" Aku menemuinya dan bertanya kepadanya, dan dia berkata: "Ketika Makkah ditaklukkan, semua orang bergegas untuk mengumandangkan Islam mereka. Ayahku pergi untuk mengumandangkan Islam orang-orang di desa kami, dan ketika dia kembali, kami pergi menemuinya dan dia berkata: 'Demi Allah, aku memang datang kepadamu dari Rasulullah (S.A.W)'. Dia berkata: 'Shalatlah pada waktu-waktu tertentu, shalatlah pada waktu-waktu tertentu. Ketika waktu shalat tiba, biarlah salah satu dari kalian mengumandangkan adzan dan biarlah yang paling banyak hafalan Al-Qur'an di antara kalian menjadi imam.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
