Bab Menurunkan Suara dalam Adzan
أَخْبَرَنَا بِشْرُ بْنُ مُعَاذٍ، قَالَ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ، - وَهُوَ ابْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي مَحْذُورَةَ - قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَبْدُ الْعَزِيزِ، وَجَدِّي عَبْدُ الْمَلِكِ، عَنْ أَبِي مَحْذُورَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أَقْعَدَهُ فَأَلْقَى عَلَيْهِ الأَذَانَ حَرْفًا حَرْفًا قَالَ إِبْرَاهِيمُ هُوَ مِثْلُ أَذَانِنَا هَذَا . قُلْتُ لَهُ أَعِدْ عَلَىَّ . قَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ مَرَّتَيْنِ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ مَرَّتَيْنِ ثُمَّ قَالَ - بِصَوْتٍ دُونَ ذَلِكَ الصَّوْتِ يُسْمِعُ مَنْ حَوْلَهُ - أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ مَرَّتَيْنِ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ مَرَّتَيْنِ حَىَّ عَلَى الصَّلاَةِ مَرَّتَيْنِ حَىَّ عَلَى الْفَلاَحِ مَرَّتَيْنِ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ .
Diriwayatkan dari Abu Mahdhurah bahwa Nabi (S.A.W) duduk dan mengajarinya adzan huruf demi huruf. (Salah satu perawi) Ibrahim berkata, "Ini seperti adzan kami ini". Aku berkata: "Bacakan padaku." Dia berkata, "Allahu Akbar, Allahu Akbar (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar), Ashhadu an la ilaha illallah (Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah) - dua kali. Ashhadu anna Muhammadan Rasulallah (Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah) - dua kali. Kemudian dia berkata dengan suara yang lebih rendah yang dapat didengar oleh orang-orang di sekitarnya: Ashhadu an la ilaha illallah (Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah) - dua kali. Ashhadu anna Muhammadan Rasulallah (Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah) - dua kali, Hayya'ala as-salah (Ayo shalat) - dua kali, Hayya alal-falah (Ayo meraih keberuntungan) - dua kali, Allahu Akbar Allahu Akbar la ilaha illallah (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah).
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
