Sunan An-Nasa'i · Kitab Minuman · No. 5581

Bab Pengharaman Minuman Memabukkan dari Buah-buahan dan Bijian

Shahih oleh Darussalam

أَخْبَرَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ، عَنِ ابْنِ عَوْنٍ، عَنِ ابْنِ سِيرِينَ، قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى ابْنِ عُمَرَ فَقَالَ إِنَّ أَهْلَنَا يَنْبِذُونَ لَنَا شَرَابًا عَشِيًّا فَإِذَا أَصْبَحْنَا شَرِبْنَا . قَالَ أَنْهَاكَ عَنِ الْمُسْكِرِ قَلِيلِهِ وَكَثِيرِهِ وَأُشْهِدُ اللَّهَ عَلَيْكَ أَنْهَاكَ عَنِ الْمُسْكِرِ قَلِيلِهِ وَكَثِيرِهِ وَأُشْهِدُ اللَّهَ عَلَيْكَ إِنَّ أَهْلَ خَيْبَرَ يَنْتَبِذُونَ شَرَابًا مِنْ كَذَا وَكَذَا وَيُسَمُّونَهُ كَذَا وَكَذَا وَهِيَ الْخَمْرُ وَإِنَّ أَهْلَ فَدَكٍ يَنْتَبِذُونَ شَرَابًا مِنْ كَذَا وَكَذَا يُسَمُّونَهُ كَذَا وَكَذَا وَهِيَ الْخَمْرُ حَتَّى عَدَّ أَشْرِبَةً أَرْبَعَةً أَحَدُهَا الْعَسَلُ .

akhbarana suwaydu ibnu nashrin, qala haddatsana abdu allahi, ani abni awnin, ani abni sirina, qala jaa rajulun ila abni umara faqala inna ahlana yanbidzuna lana syaraban asyiyyan faidza ashbahna syaribna. qala anhaka ani almuskiri qalilihi wakatsirihi wausyhidu allaha alayka anhaka ani almuskiri qalilihi wakatsirihi wausyhidu allaha alayka inna ahla khaybara yantabidzuna syaraban min kadza wakadza wayusammunahu kadza wakadza wahiya alkhamru wainna ahla fadakin yantabidzuna syaraban min kadza wakadza yusammunahu kadza wakadza wahiya alkhamru hatta adda asyribahan arbaahan ahaduha alasalu.

Diriwayatkan bahwa Ibn Sirin berkata: "Seorang lelaki datang kepada Ibn 'Umar dan berkata: 'Keluarga kami membuat minuman untuk kami dengan merendam (buah-buahan) di malam hari, dan di pagi hari kami meminumnya.' Dia berkata: 'Aku melarangmu untuk meminum yang memabukkan baik dalam jumlah sedikit maupun banyak. Semoga Allah menjadi saksi bahwa aku melarangmu untuk meminum yang memabukkan baik dalam jumlah sedikit maupun banyak. Semoga Allah menjadi saksi bahwa orang-orang Khaibar biasa membuat minuman dengan merendam ini dan itu, dan mereka menyebutnya ini dan itu tetapi itu adalah khamar. Orang-orang Fadak biasa membuat minuman dengan merendam ini dan itu, dan mereka menyebutnya ini dan itu tetapi itu adalah khamar.' Dan dia menyebutkan empat jenis, salah satunya adalah madu."

Penjelasan