Bab Memakai Burdah
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ أَنْبَأَنَا يَعْقُوبُ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ، قَالَ جَاءَتِ امْرَأَةٌ بِبُرْدَةٍ - قَالَ سَهْلٌ - هَلْ تَدْرُونَ مَا الْبُرْدَةُ قَالُوا نَعَمْ هَذِهِ الشَّمْلَةُ مَنْسُوجٌ فِي حَاشِيَتِهَا . فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي نَسَجْتُ هَذِهِ بِيَدِي أَكْسُوكَهَا فَأَخَذَهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مُحْتَاجًا إِلَيْهَا فَخَرَجَ إِلَيْنَا وَإِنَّهَا لإِزَارُهُ .
Diriwayatkan bahwa Sahl bin Sa'd berkata: "Seorang wanita datang membawa Burdah" - Sahl berkata: "Apakah kalian tahu apa itu Burdah?" Mereka menjawab: "Ya, itu adalah jubah dengan dua tepi yang dianyam" - dan wanita itu berkata: 'Wahai Rasulullah, aku menenun ini dengan tanganku sendiri untuk engkau pakai.' Rasulullah (ﷺ) mengambilnya karena beliau membutuhkannya, kemudian beliau keluar kepada kami dan beliau memakainya sebagai Izar (pakaian bawah)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
