Bab Melepaskan Cincin dan Tidak Memakainya
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم اصْطَنَعَ خَاتَمًا مِنْ ذَهَبٍ وَكَانَ يَلْبَسُهُ فَجَعَلَ فَصَّهُ فِي بَاطِنِ كَفِّهِ فَصَنَعَ النَّاسُ ثُمَّ إِنَّهُ جَلَسَ عَلَى الْمِنْبَرِ فَنَزَعَهُ وَقَالَ " إِنِّي كُنْتُ أَلْبَسُ هَذَا الْخَاتَمَ وَأَجْعَلُ فَصَّهُ مِنْ دَاخِلٍ " . فَرَمَى بِهِ ثُمَّ قَالَ " وَاللَّهِ لاَ أَلْبَسُهُ أَبَدًا " . فَنَبَذَ النَّاسُ خَوَاتِيمَهُمْ .
Diriwayatkan dari Ibn 'Umar bahwa: Rasulullah (ﷺ) memiliki cincin yang terbuat dari emas dan beliau biasa memakainya dengan batu (Fass) menghadap telapak tangan, dan orang-orang pun melakukan hal yang sama. Kemudian beliau duduk di atas mimbar dan berkata: "Aku biasa memakai cincin ini dan meletakkan batunya (Fass) di dalam." Lalu beliau melemparkannya dan berkata: "Demi Allah, aku tidak akan memakainya lagi." Dan orang-orang pun melemparkan cincin mereka.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
