Bab tentang Ciri-ciri Cincin Nabi صلى الله عليه وسلم dan Ukirannya
أَخْبَرَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، وَعَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، - وَاللَّفْظُ لَهُ - قَالاَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " قَدِ اصْطَنَعْنَا خَاتَمًا وَنَقَشْنَا عَلَيْهِ نَقْشًا فَلاَ يَنْقُشْ عَلَيْهِ أَحَدٌ " .
Telah memberitakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim, dan Ali bin Hujr - dan lafazh ini miliknya - mereka berkata: Telah memberitakan kepada kami Ismail, dari Abdul Aziz bin Suhaib, dari Anas, ia berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Kami telah membuat sebuah cincin dan mengukirnya, maka tidak ada seorang pun yang boleh meniru ukiran tersebut."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
