Bab Larangan Terlalu Banyak Berhias
أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ، عَنِ الْجُرَيْرِيِّ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ، أَنَّ رَجُلاً، مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم يُقَالُ لَهُ عُبَيْدٌ قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ يَنْهَى عَنْ كَثِيرٍ مِنَ الإِرْفَاهِ . سُئِلَ ابْنُ بُرَيْدَةَ عَنِ الإِرْفَاهِ قَالَ مِنْهُ التَّرَجُّلُ .
Diriwayatkan dari Abdullah bin Buraidah bahwa: Seorang laki-laki dari kalangan Sahabat Nabi (ﷺ) yang bernama 'Ubaid berkata: "Rasulullah (ﷺ) biasa melarang terlalu banyak dari Al-Irfah." Ibn Buraidah ditanya tentang apa yang dimaksud dengan terlalu banyak dari Al-Irfah, dan dia menjawab: "Termasuk di dalamnya adalah menyisir rambut."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
