Sunan An-Nasa'i · Kitab Perhiasan dari Sunnah · No. 5181

Bab Perbedaan Pendapat tentang Yahya bin Abi Kahir

Shahih oleh Darussalam

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ نَافِعٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُنَيْنٍ، عَنْ بَعْضِ، مَوَالِي الْعَبَّاسِ عَنْ عَلِيٍّ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ نَهَى عَنِ الْمُعَصْفَرِ وَالثِّيَابِ الْقَسِّيَّةِ وَعَنْ أَنْ يَقْرَأَ وَهُوَ رَاكِعٌ .

akhbarana qutaybahu, qala haddatsana allaytsu, an nafiin, an ibrahima ibni abdi allahi ibni hunaynin, an badhi, mawaaly alabbasi an aliyyin, anna rasula allahi naha ani almuashfari waattsiyabi alqassiyyahi waan an yaqraa wahuwa rakiun.

Telah mengabarkan kepada kami Qutaibah, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Al-Lait, dari Nafi', dari Ibrahim bin Abdullah bin Hunain, dari sebagian Mawali Abbas dari Ali, bahwa Rasulullah ﷺ melarang (memakai) pakaian yang diwarnai dengan safflower, dan pakaian Al-Qassiyah, dan membaca Al-Qur'an sementara ia sedang ruku.

Penjelasan