Sunan An-Nasa'i · Kitab Pemotongan Pencuri · No. 4962

Bab Tentang Hal yang Tidak Dipotong

Shahih oleh Darussalam

أَخْبَرَنِي يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِيٍّ، قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنْ يَحْيَى، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ، عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ، قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ " لاَ قَطْعَ فِي ثَمَرٍ وَلاَ كَثَرٍ " .

akhbarani yahya ibnu habibi ibni arabiyyin, qala haddatsana hammadun, an yahya, an muhammadi ibni yahya ibni habbana, an rafii ibni khadijin, qala samitu rasula allahi yaqulu " la qatha fi tsamarin wala katsarin ".

Telah memberitakan kepadaku Yahya bin Habib bin Arabi, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Hammad, dari Yahya, dari Muhammad bin Yahya bin Habban, dari Rafi bin Khadij, ia berkata: "Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: 'Tidak ada pemotongan tangan untuk (mencuri) hasil pertanian atau jantung pohon kurma.'"

Penjelasan