Bab Diyat Jariyah
أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ، قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ، قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْمُعَلِّمُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، أَنَّ أَبَاهُ، حَدَّثَهُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، قَالَ لَمَّا افْتَتَحَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَكَّةَ قَالَ فِي خُطْبَتِهِ " وَفِي الأَصَابِعِ عَشْرٌ عَشْرٌ " .
Telah mengabarkan kepada kami Ismail bin Mas'ud, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Khalid bin Al-Harith, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Hussein Al-Mu'allim, dari Amru bin Shu'aib, bahwa ayahnya menceritakan kepadanya dari Abdullah bin Amr, ia berkata: "Ketika Rasulullah ﷺ menaklukkan Makkah, beliau berkata dalam khutbahnya: 'Diyat untuk jari-jari adalah sepuluh.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
