Bab Persekutuan Tanpa Harta
أَخْبَرَنَا نُوحُ بْنُ حَبِيبٍ، قَالَ أَنْبَأَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، قَالَ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " مَنْ أَعْتَقَ شِرْكًا لَهُ فِي عَبْدٍ أُتِمَّ مَا بَقِيَ فِي مَالِهِ إِنْ كَانَ لَهُ مَالٌ يَبْلُغُ ثَمَنَ الْعَبْدِ " .
Telah mengabarkan kepada kami Nu'uh bin Habib, ia berkata: Telah mengabarkan kepada kami Abdul Razzaq, ia berkata: Telah mengabarkan kepada kami Ma'mar, dari Al-Zuhri, dari Salim, dari ayahnya, bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Siapa yang memerdekakan bagiannya dari seorang budak, hendaklah ia memerdekakannya sepenuhnya dari hartanya sendiri, jika ia memiliki cukup harta untuk menutupi harga budak tersebut."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
