Bab Jual Beli yang Mengandung Syarat yang Sah
Shahih oleh Darussalam
akhbarana muhammadu ibnu yahya ibni abdi allahi, qala haddatsana muhammadu ibnu isa ibni atthabbai, qala haddatsana abu awanaha, an mughiraha, ani assyabiyyi, an jabirin, qala ghazawtu maa annabiyyi ala nadhihin lana tsumma dzakartu alhaditsa bithulihi tsumma dzakara kalaman manahu fauzhifa aljamalu fazajarahu annabiyyu fantasyatha hatta kana amama aljaysyi faqala annabiyyu " ya jabiru ma ara jamalaka ila qadi antasyatha ". qultu bibarakatika ya rasula allahi. qala " binihi walaka zhahruhu hatta taqdama ". fabituhu wakanat li ilayhi hajahun syadidahun walakinni astahyaytu minhu falamma qadhayna ghazatana wadanawna astadzantuhu biattajili faqultu ya rasula allahi inni haditsu ahdin biursin. qala " abikran tazawwajta am tsayyiban ". qultu bal tsayyiban ya rasula allahi inna abda allahi ibna amrinw ushiba wataraka jawariya abkaran fakarihtu an atiyahunna bimitslihinna fatazawwajtu tsayyiban tuallimuhunna watuaddibuhunna faadzina li waqala li " ati ahlaka isyaan ". falamma qadimtu akhbartu khali bibayiya aljamala falamani falamma qadima rasulu allahi ghadawtu bialjamali faathani tsamana aljamali waaljamala wasahman maa annasi.
Diriwayatkan bahwa Jabir berkata: "Saya pergi berperang bersama Rasulullah ﷺ menunggang unta kami," kemudian ia menyebutkan haditsnya secara panjang. Kemudian ia mengatakan bahwa: "Unta itu kelelahan dan Nabi ﷺ memukulnya, sehingga ia menjadi bersemangat dan berada di depan pasukan. Nabi ﷺ berkata: 'Wahai Jabir, saya lihat unta kamu telah bersemangat.' Saya berkata: 'Karena berkahmu, wahai Rasulullah.' Dia berkata: 'Jual padaku, dan kamu bisa menungganginya sampai kita tiba (di Al-Madinah).' Maka saya menjualnya kepadanya. Saya sangat membutuhkannya sendiri tetapi saya merasa terlalu malu untuk menolak. Ketika kami menyelesaikan kampanye kami, dan kami dekat dengan Al-Madinah, saya meminta izin untuk pergi lebih dahulu. Saya berkata: 'Wahai Rasulullah, saya baru saja menikah.' Dia berkata: 'Apakah kamu menikahi seorang perawan atau seorang janda?' Saya berkata: 'Seorang janda, wahai Rasulullah. Abdullah bin 'Amr telah meninggal dan meninggalkan anak-anak yang masih muda, dan saya tidak ingin membawa kepada mereka seseorang yang seperti mereka, jadi saya menikahi seorang janda yang bisa mengajarkan mereka dan mendidik mereka dengan akhlak yang baik.' Maka dia memberi saya izin, dan berkata kepada saya: 'Kembalilah kepada keluargamu pada malam hari.' Ketika saya tiba, saya memberitahu paman saya tentang penjualan unta saya dan dia memarahi saya. Ketika Rasulullah ﷺ datang, saya membawa unta itu kepadanya, dan dia memberi saya harga unta itu, dan unta itu, dan bagian (dari harta rampasan perang) dengan orang-orang lainnya.