Bab Menyembelih Korban Sebelum Imam
akhbarana hannadu ibnu assariyyi, ani abni abi zaidaha, qala anbaana abi, an firasin, an amirin, ani albarai ibni azibin, h waanbaana dawudu ibnu abi hindin, ani assyabiyyi, ani albarai, - fadzakara ahaduhuma ma lam yadzkuri alakharu - qala qama rasulu allahi yawma aladhha faqala " man wajjaha qiblatana washalla shalatana wanasaka nusukana fala yadzbah hatta yushalliya ". faqama khali faqala ya rasula allahi inni ajjaltu nusuki luthima ahli waahla dari aw ahli wajirani. faqala rasulu allahi " aid dzibhan akhara ". qala fainna indi anaqa labanin hiya ahabbu ilaa min syata lahmin. qala " adzbahha fainnaha khayru nasikatayka wala taqdhi jadzaahun an ahadin badaka ".
Dari Al-Bara bin 'Azib berkata: "Rasulullah ﷺ berdiri pada Hari Korban dan berkata: 'Siapa pun yang menghadap ke arah Qiblat kami dan shalat seperti kami shalat dan berkorban seperti kami, maka janganlah ia menyembelih hingga ia shalat; Pamanku berdiri dan berkata: 'Wahai Rasulullah, saya telah mempercepat penyembelihan korban saya, agar saya bisa memberi makan keluarga saya, dan anggota rumah tangga saya, atau keluarga dan tetangga saya; Rasulullah ﷺ berkata: 'Sembelihlah korban yang lain; Dia berkata: 'Saya memiliki anak kambing yang menyusui yang lebih saya cintai daripada dua ekor domba untuk daging,' Dia berkata: 'Sembelihlah, karena itu adalah yang lebih baik dari kedua korbannya. Tetapi tidak ada Jadh'ah yang akan diterima sebagai korban untuk siapa pun setelahmu.'"