Bab Pembunuhan Semut
أَخْبَرَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ أَنْبَأَنَا النَّضْرُ، - وَهُوَ ابْنُ شُمَيْلٍ - قَالَ أَنْبَأَنَا أَشْعَثُ، عَنِ الْحَسَنِ، نَزَلَ نَبِيٌّ مِنَ الأَنْبِيَاءِ تَحْتَ شَجَرَةٍ فَلَدَغَتْهُ نَمْلَةٌ فَأَمَرَ بِبَيْتِهِنَّ فَحُرِّقَ عَلَى مَا فِيهَا فَأَوْحَى اللَّهُ إِلَيْهِ فَهَلاَّ نَمْلَةً وَاحِدَةً . وَقَالَ الأَشْعَثُ عَنِ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم مِثْلَهُ وَزَادَ فَإِنَّهُنَّ يُسَبِّحْنَ .
Diriwayatkan dari al-Hasan: "Salah satu nabi berhenti di bawah sebuah pohon dan seekor semut menggigitnya, maka dia memerintahkan agar sarang mereka dibakar dengan semua semut di dalamnya. Kemudian Allah wahyukan kepadanya: 'Mengapa kamu tidak menghukum hanya satu semut?' Al-Ash'ath berkata: 'Sebuah laporan serupa diriwayatkan dari Ibn Sirin, dari Abu Hurairah, dari Nabi, yang ditambahkan dengan kata-kata: 'karena mereka bertasbih kepada Allah.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
