Bab Memastikan Kebersihan Kulit dalam Mandi dari Junub
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، قَالَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ غَسَلَ يَدَيْهِ ثُمَّ تَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلاَةِ ثُمَّ يُخَلِّلُ رَأْسَهُ بِأَصَابِعِهِ حَتَّى إِذَا خُيِّلَ إِلَيْهِ أَنَّهُ قَدِ اسْتَبْرَأَ الْبَشَرَةَ غَرَفَ عَلَى رَأْسِهِ ثَلاَثًا ثُمَّ غَسَلَ سَائِرَ جَسَدِهِ .
Diriwayatkan bahwa 'Aisyah berkata: "Ketika Rasulullah ﷺ mandi dari junub, ia mencuci tangannya, kemudian melakukan wudhu seperti untuk shalat, kemudian mengurai rambutnya dengan jari-jarinya sampai ia yakin air telah sampai ke kulit kepala, kemudian ia menuangkan air di atas kepalanya tiga kali, lalu mencuci seluruh tubuhnya."