Bab Hukum Terhadap Dukun
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ مَيْسَرَةَ الْمِنْقَرِيُّ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " مَنْ عَقَدَ عُقْدَةً ثُمَّ نَفَثَ فِيهَا فَقَدْ سَحَرَ وَمَنْ سَحَرَ فَقَدْ أَشْرَكَ وَمَنْ تَعَلَّقَ شَيْئًا وُكِّلَ إِلَيْهِ " .
Amru bin Ali berkata: Abu Dawud telah menceritakan kepada kami, bahwa Abbad bin Maisarah Al-Minqari telah menceritakan dari Al-Hasan, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah (ﷺ) bersabda: 'Siapa yang mengikat simpul lalu menghembuskan padanya, maka ia telah melakukan sihir; dan siapa yang melakukan sihir, maka ia telah berbuat syirik; dan siapa yang menggantungkan sesuatu (sebagai jimat) akan diserahkan kepadanya.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
