Bab Penjelasan Ayat Allah Yang Maha Tinggi
Shahih oleh Darussalam
akhbarani amru ibnu utsmana ibni saidi ibni katsiri ibni dinarin, ani alwalidi, ani alawzaiyyi, an yahya, an abi qilabaha, an anasin, anna nafaran, min uklin qadimu ala annabiyyi fajtawawu almadinaha faamarahumu annabiyyu an yatu ibila asshadaqahi fayasyrabu min abwaalha waalbaniha fafaalu faqatalu raiyaha wastaquha fabaatsa annabiyyu fi thalabihim - qala - fautiya bihim faqatthaa aydiyahum waarjulahum wasammara ayunahum walam yahsimhum watarakahum hatta matu faanzala allahu azza wajalla innama jazau adzina yuharibuna allaha warasulahu alayaha.
Telah mengabarkan kepada saya Amru bin Utsman bin Said bin Khatir bin Dinar, dari Al-Walid, dari Al-Awza'i, dari Yahya, dari Abu Qilabah, dari Anas, bahwa sekelompok orang dari 'Ukl datang kepada Nabi ﷺ tetapi iklim Madinah tidak cocok untuk mereka. Nabi ﷺ memerintahkan mereka untuk pergi ke unta-unta yang diberikan dalam sedekah dan meminum susu dan air kencingnya. Mereka melakukannya, kemudian mereka membunuh penggembalanya dan menggiring unta-unta itu. Nabi ﷺ mengirim (orang) setelah mereka, dan mereka dibawa kepada beliau. Beliau memotong tangan dan kaki mereka, dan mengeluarkan mata mereka, dan beliau tidak membakar (luka) mereka, dan beliau membiarkan mereka mati. Kemudian Allah Yang Maha Tinggi dan Mulia menurunkan: "Sesungguhnya balasan bagi orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya."