Bab Menyebutkan Dosa Terbesar dan Perbedaan Pendapat Yahya dan Abdul Rahman Tentang Hadits Wasil dari Abu Wail dari Abdullah
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، قَالَ حَدَّثَنِي وَاصِلٌ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ الذَّنْبِ أَعْظَمُ قَالَ " أَنْ تَجْعَلَ لِلَّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ " . قُلْتُ ثُمَّ أَىٌّ قَالَ " أَنْ تَقْتُلَ وَلَدَكَ مِنْ أَجْلِ أَنْ يَطْعَمَ مَعَكَ " . قُلْتُ ثُمَّ أَىٌّ قَالَ " ثُمَّ أَنْ تُزَانِيَ بِحَلِيلَةِ جَارِكَ " .
Diriwayatkan dari Abdullah, ia berkata: 'Saya berkata: 'Wahai Rasulullah, dosa apakah yang paling besar?' Beliau bersabda: 'Menjadikan bagi Allah sekutu padahal Dia yang menciptakanmu.' Saya berkata: 'Kemudian apa?' Beliau bersabda: 'Membunuh anakmu agar dia tidak makan bersamamu.' Saya berkata: 'Kemudian apa?' Beliau bersabda: 'Kemudian berzina dengan istri tetanggamu.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
