Bab Menyebutkan Hadits-Hadits yang Berbeda Mengenai Larangan Menggarap Tanah dengan Sepertiga dan Seperempat serta Perbedaan Kata Para Perawi
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَامِرٍ، قَالَ حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ، قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُسْلِمٍ، عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ نَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَنِ الْمُخَابَرَةِ وَالْمُحَاقَلَةِ وَالْمُزَابَنَةِ. جَمَعَ سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ الْحَدِيثَيْنِ فَقَالَ عَنِ ابْنِ عُمَرَ وَجَابِرٍ.
Telah mengabarkan kepadaku Muhammad bin Amir, ia berkata: "Telah menceritakan kepada kami Surayj, ia berkata: 'Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Muslim, dari Amru bin Dinar, dari Jabir, ia berkata: 'Rasulullah صلى الله عليه وسلم melarang Al-Mukhabarah, Al-Muhaqalah dan Al-Muzabanah.'" Sufyan bin Uyaynah mengumpulkan dua hadits ini dan berkata: 'Dari Ibn Umar dan Jabir.'
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
