Bab Kaffarat Nazhar
أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ وَهْبٍ، قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ، قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ إِسْحَاقَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الزُّبَيْرِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ رَجُلٍ، مِنْ أَهْلِ الْبَصْرَةِ قَالَ صَحِبْتُ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ " النَّذْرُ نَذْرَانِ فَمَا كَانَ مِنْ نَذْرٍ فِي طَاعَةِ اللَّهِ فَذَلِكَ لِلَّهِ وَفِيهِ الْوَفَاءُ وَمَا كَانَ مِنْ نَذْرٍ فِي مَعْصِيَةِ اللَّهِ فَذَلِكَ لِلشَّيْطَانِ وَلاَ وَفَاءَ فِيهِ وَيُكَفِّرُهُ مَا يُكَفِّرُ الْيَمِينَ " .
Telah mengabarkan kepadaku Muhammad bin Wahb, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Salamah, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Ibn Ishaq, dari Muhammad bin Az-Zubair, dari ayahnya, dari seorang laki-laki dari penduduk Al-Basrah, ia berkata: "Aku menemani 'Imran bin Husain, ia berkata: 'Aku mendengar Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: 'Nazhar itu ada dua jenis: Nazhar yang dilakukan untuk ketaatan kepada Allah; itu untuk Allah dan harus dipenuhi, dan nazhar yang dilakukan untuk maksiat kepada Allah; itu untuk setan dan tidak boleh dipenuhi, dan kafaratnya adalah kafarat sumpah.'"
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
