Bab Memanfaatkan Sisa Minuman Wanita Haid
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَنْصُورٍ، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ مِسْعَرٍ، عَنِ الْمِقْدَامِ بْنِ شُرَيْحٍ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ سَمِعْتُ عَائِشَةَ، تَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يُنَاوِلُنِي الإِنَاءَ فَأَشْرَبُ مِنْهُ وَأَنَا حَائِضٌ ثُمَّ أُعْطِيهِ فَيَتَحَرَّى مَوْضِعَ فَمِي فَيَضَعُهُ عَلَى فِيهِ .
Diriwayatkan dari Al-Miqdam bin Shuraih bahwa ayahnya berkata: "Saya mendengar Aisyah berkata: 'Rasulullah ﷺ memberikan wadah kepadaku dan aku meminumnya saat aku sedang haid, kemudian aku memberikannya kepadanya dan dia mencari tempat di mana aku meletakkan mulutku dan meletakkannya di mulutnya.'"