Sunan An-Nasa'i · Kitab Talak · No. 3550

Bab Keluar Istri yang Ditinggal Mati di Siang Hari

Shahih oleh Darussalam

أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ حَدَّثَنَا مَخْلَدٌ، قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ طُلِّقَتْ خَالَتُهُ فَأَرَادَتْ أَنْ تَخْرُجَ إِلَى نَخْلٍ لَهَا فَلَقِيَتْ رَجُلاً فَنَهَاهَا فَجَاءَتْ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ فَقَالَ ‏"‏ اخْرُجِي فَجُدِّي نَخْلَكِ لَعَلَّكِ أَنْ تَصَدَّقِي وَتَفْعَلِي مَعْرُوفًا ‏"‏ ‏.‏

Diriwayatkan dari Jabir bahwa bibinya telah diceraikan, dan dia ingin pergi ke kebun kurma miliknya, tetapi dia bertemu seorang pria yang melarangnya. Dia pergi kepada Rasulullah ﷺ dan beliau bersabda: "Pergilah dan ambil hasil kebun kurma milikmu, karena mungkin kamu akan memberikan Zakat atau melakukan kebaikan (memberi sedekah sukarela)."