Bab Larangan Menyendiri
Shahih oleh Darussalam
akhbarana yahya ibnu musa, qala haddatsana anasu ibnu iyadhin, qala haddatsana alawzaiyyu, ani abni syihabin, an abi salamaha, anna aba hurayraha, qala qultu ya rasula allahi inni rajulun syabbun qad khasyitu ala nafsi alanata wala ajidu thawlan atazawwaju annisaa afaakhtashi faaradha anhu annabiyyu hatta qala tsalatsan faqala annabiyyu " ya aba hurayraha jaffa alqalamu bima anta laqin fakhtashi ala dzalika aw da ". qala abu abdi arrahmani alawzaiyyu lam yasma hadza alhaditsa mina azzuhriyyi wahadza haditsun shahihun qad rawahu yunusu ani azzuhriyyi.
Telah mengabarkan kepada kami Yahya bin Musa, ia berkata: "Telah menceritakan kepada kami Anas bin Iyadh, ia berkata: "Telah menceritakan kepada kami Al-Awzai, dari Ibn Syihab, dari Abu Salamah, bahwa Abu Hurairah berkata: "Aku berkata: 'Wahai Rasulullah, aku adalah seorang pemuda yang khawatir akan terjatuh dalam kesulitan, tetapi aku tidak mampu menikah; apakah aku harus menyunat diriku?" Nabi ﷺ berpaling darinya hingga ia mengulangnya tiga kali. Kemudian Nabi ﷺ berkata: "Wahai Abu Hurairah, pena telah kering mengenai apa yang akan kamu hadapi, jadi (terserah padamu) apakah kamu akan menyunat dirimu atau tidak." Abu Abdur-Rahman (An-Nasai) berkata: "Al-Awzai tidak mendengar hadits ini dari Az-Zuhri, dan hadits ini sahih, Yunus meriwayatkannya dari Az-Zuhri."