Bab Siapa yang Tidak Mendapatkan Shalat Subuh Bersama Imam di Muzdalifah
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ قُدَامَةَ، قَالَ حَدَّثَنِي جَرِيرٌ، عَنْ مُطَرِّفٍ، عَنِ الشَّعْبِيِّ، عَنْ عُرْوَةَ بْنِ مُضَرِّسٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " مَنْ أَدْرَكَ جَمْعًا مَعَ الإِمَامِ وَالنَّاسِ حَتَّى يُفِيضَ مِنْهَا فَقَدْ أَدْرَكَ الْحَجَّ وَمَنْ لَمْ يُدْرِكْ مَعَ النَّاسِ وَالإِمَامِ فَلَمْ يُدْرِكْ " .
Diriwayatkan dari Urwah bin Mudarris, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Siapa yang mendapatkan (shalat Fajr) di Jam (Al-Muzdalifah) bersama Imam dan orang-orang (dan tinggal di sana) hingga mereka bergerak, maka ia telah mendapatkan Haji. Siapa yang tidak mendapatkan bersama orang-orang dan Imam, maka ia tidak mendapatkan (Haji)."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
