Bab Dzikir dan Doa di Shafa
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ، { عَبْدِ } الْحَكَمِ عَنْ شُعَيْبٍ، قَالَ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ، عَنِ ابْنِ الْهَادِ، عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ طَافَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِالْبَيْتِ سَبْعًا رَمَلَ مِنْهَا ثَلاَثًا وَمَشَى أَرْبَعًا ثُمَّ قَامَ عِنْدَ الْمَقَامِ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَقَرَأَ { وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى } وَرَفَعَ صَوْتَهُ يُسْمِعُ النَّاسَ ثُمَّ انْصَرَفَ فَاسْتَلَمَ ثُمَّ ذَهَبَ فَقَالَ " نَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ " . فَبَدَأَ بِالصَّفَا فَرَقِيَ عَلَيْهَا حَتَّى بَدَا لَهُ الْبَيْتُ وَقَالَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ " لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ " . وَكَبَّرَ اللَّهَ وَحَمِدَهُ ثُمَّ دَعَا بِمَا قُدِّرَ لَهُ ثُمَّ نَزَلَ مَاشِيًا حَتَّى تَصَوَّبَتْ قَدَمَاهُ فِي بَطْنِ الْمَسِيلِ فَسَعَى حَتَّى صَعِدَتْ قَدَمَاهُ ثُمَّ مَشَى حَتَّى أَتَى الْمَرْوَةَ فَصَعِدَ فِيهَا ثُمَّ بَدَا لَهُ الْبَيْتُ فَقَالَ " لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ " . قَالَ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ ذَكَرَ اللَّهَ وَسَبَّحَهُ وَحَمِدَهُ ثُمَّ دَعَا عَلَيْهَا بِمَا شَاءَ اللَّهُ فَعَلَ هَذَا حَتَّى فَرَغَ مِنَ الطَّوَافِ .
Diriwayatkan bahwa Jabir berkata: "Rasulullah ﷺ mengelilingi Ka'bah tujuh kali, berjalan cepat dalam tiga putaran dan berjalan normal dalam tiga putaran. Kemudian dia berdiri di Maqam Ibrahim sebagai tempat shalat, mengangkat suaranya agar orang-orang bisa mendengar. Kemudian dia pergi dan menyentuh Hajar Aswad dan pergi (untuk melakukan Sai) dan berkata: 'Kita akan mulai dengan apa yang Allah mulai.' Maka dia mulai dengan Shafa, naik sampai dia bisa melihat Ka'bah dan dia berkata tiga kali: 'La ilaha illallah, Wahdahu la sharika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu, yuhyi wa yumitu, wa huwa ala kulli shayin qadir (Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu).' Kemudian dia mengagungkan Allah dan memujinya, lalu dia berdoa sebanyak yang ditentukan untuknya. Kemudian dia turun berjalan, sampai dia mencapai permukaan tanah di dasar lembah. Kemudian dia bergegas sampai tanah mulai naik. Kemudian dia berjalan sampai dia sampai di Al-Marwah dan naik ke atasnya, dan ketika dia bisa melihat rumah, dia berkata: 'La ilaha illallah, Wahdahu la sharika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu, yuhyi wa yumitu, wa huwa ala kulli shayin qadir (Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia berkuasa atas segala sesuatu).' Dia mengatakannya tiga kali, kemudian dia mengingat Allah, dan memuji serta mensucikannya, lalu dia berdoa di sana selama yang Allah kehendaki. Dan dia melakukan itu sampai dia selesai dari tawaf.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
