Bab Tawaf Laki-laki Bersama Perempuan
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ آدَمَ، عَنْ عَبْدَةَ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ، قَالَتْ يا رَسُولَ اللَّهِ وَاللَّهِ مَا طُفْتُ طَوَافَ الْخُرُوجِ . فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " إِذَا أُقِيمَتِ الصَّلاَةُ فَطُوفِي عَلَى بَعِيرِكِ مِنْ وَرَاءِ النَّاسِ " . عُرْوَةُ لَمْ يَسْمَعْهُ مِنْ أُمِّ سَلَمَةَ .
Telah diceritakan dari Hisham bin Urwah, dari ayahnya, dari Umm Salamah, bahwa dia berkata: “Wahai Rasulullah, demi Allah! Aku belum melakukan Tawaf Perpisahan.” Nabi ﷺ bersabda: “Ketika iqamah dikumandangkan untuk shalat, lakukanlah Tawaf di atas unta kamu di belakang orang-orang.” Urwah tidak mendengar dari Umm Salamah.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
