Sunan An-Nasa'i · Kitab Manasik Haji · No. 2880

Bab Larangan Tanah Suci

أَخْبَرَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ عِيسَى، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ أُمَيَّةَ بْنِ صَفْوَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَفْوَانَ، سَمِعَ جَدَّهُ، يَقُولُ حَدَّثَتْنِي حَفْصَةُ، أَنَّهُ قَالَ ﷺ " لَيَؤُمَّنَّ هَذَا الْبَيْتَ جَيْشٌ يَغْزُونَهُ حَتَّى إِذَا كَانُوا بِبَيْدَاءَ مِنَ الأَرْضِ خُسِفَ بِأَوْسَطِهِمْ فَيُنَادِي أَوَّلُهُمْ وَآخِرُهُمْ فَيُخْسَفُ بِهِمْ جَمِيعًا وَلاَ يَنْجُو إِلاَّ الشَّرِيدُ الَّذِي يُخْبِرُ عَنْهُمْ " . فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ أَشْهَدُ عَلَيْكَ أَنَّكَ مَا كَذَبْتَ عَلَى جَدِّكَ وَأَشْهَدُ عَلَى جَدِّكَ أَنَّهُ مَا كَذَبَ عَلَى حَفْصَةَ وَأَشْهَدُ عَلَى حَفْصَةَ أَنَّهَا لَمْ تَكْذِبْ عَلَى النَّبِيِّ ﷺ .

akhbarana alhusaynu ibnu isa, qala haddatsana sufyanu, an umayyaha ibni shafwana ibni abdi allahi ibni shafwana, samia jaddahu, yaqulu haddatsatni hafshahu, annahu qala " layaummanna hadza albayta jaysyun yaghzunahu hatta idza kanu bibaydaa mina alardhi khusifa biawsathihim fayunadi awwaluhum waakhiruhum fayukhsafu bihim jamian wala yanju ila assyaridu adzi yukhbiru anhum ". faqala lahu rajulun asyhadu alayka annaka ma kadzabta ala jaddika waasyhadu ala jaddika annahu ma kadzaba ala hafshaha waasyhadu ala hafshaha annaha lam takdzib ala annabiyyi.

Hafsah meriwayatkan bahwa dia berkata: "Akan datang suatu pasukan yang menyerang rumah ini, hingga ketika mereka berada di Al-Baida, tengah-tengah mereka akan ditelan bumi. Yang pertama dari mereka akan memanggil yang terakhir, dan mereka akan ditelan, hingga tidak ada yang tersisa dari mereka kecuali seorang pelarian yang akan menceritakan apa yang terjadi pada mereka." Seorang laki-laki (yang mendengar riwayat tersebut) berkata: "Saya bersaksi bahwa kamu tidak berdusta terhadap kakekmu, dan saya bersaksi bahwa kakekmu tidak berdusta terhadap Hafsah, dan saya bersaksi bahwa Hafsah tidak berdusta terhadap Nabi."

Penjelasan