Bab Wajibnya Zakat Fitrah atas Hamba
Shahih oleh Darussalam
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ صَدَقَةَ الْفِطْرِ عَلَى الذَّكَرِ وَالأُنْثَى وَالْحُرِّ وَالْمَمْلُوكِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ . قَالَ فَعَدَلَ النَّاسُ إِلَى نِصْفِ صَاعٍ مِنْ بُرٍّ .
Ibn 'Umar berkata: "Rasulullah ﷺ mewajibkan Sadaqatul Fitr atas laki-laki dan perempuan, bebas dan hamba; satu Sha dari kurma atau satu Sha dari jelai." Dia berkata: "Orang-orang menganggap itu setara dengan setengah Sha dari gandum."