Bab Penegasan dalam Menahan Zakat
Hasan oleh Darussalam
akhbarana ismailu ibnu masudin, qala haddatsana yazidu ibnu zurayin, haddatsana saidu ibnu abi arubaha, qala haddatsana qatadahu, an abi amrinw alghudaniyyi, anna aba hurayraha, qala samitu rasula allahi yaqulu " ayyuma rajulin kanat lahu ibilun la yuthi haqqaha fi najdatiha warisliha ". qalu ya rasula allahi ma najdatuha warisluha qala " fi usriha wayusriha fainnaha tati yawma alqiyamahi kaaghaddzi ma kanat waasmanihi waasyarihi yubthahu laha biqain qarqarin fatathauhu biakhfafiha idza jaat ukhraha uidat alayhi ulaha fi yawmin kana miqdaruhu khamsina alfa sanahin hatta yuqdha bayna annasi fayara sabilahu waayyuma rajulin kanat lahu baqarun la yuthi haqqaha fi najdatiha warisliha fainnaha tati yawma alqiyamahi aghaddza ma kanat waasmanahu waasyarahu yubthahu laha biqain qarqarin fatanthahuhu kullu dzati qarnin biqarniha watathauhu kullu dzati zhilfin bizhilfiha idza jawazathu ukhraha uidat alayhi ulaha fi yawmin kana miqdaruhu khamsina alfa sanahin hatta yuqdha bayna annasi fayara sabilahu waayyuma rajulin kanat lahu ghanamun la yuthi haqqaha fi najdatiha warisliha fainnaha tati yawma alqiyamahi kaaghaddzi ma kanat waaktsarihi waasmanihi waasyarihi tsumma yubthahu laha biqain qarqarin fatathauhu kullu dzati zhilfin bizhilfiha watanthahuhu kullu dzati qarnin biqarniha laysa fiha aqshau wala adhbau idza jawazathu ukhraha uidat alayhi ulaha fi yawmin kana miqdaruhu khamsina alfa sanahin hatta yuqdha bayna annasi fayara sabilahu ".
Abu Hurairah berkata: "Saya mendengar Rasulullah ﷺ berkata: 'Setiap pria yang memiliki unta dan tidak memberikan haknya di dalam kesulitan dan kelapangan?' Mereka bertanya: 'Apa itu haknya?' Beliau menjawab: 'Di masa sulit dan di masa mudah; mereka akan datang pada Hari Kebangkitan dengan semangat, gemuk, dan hidup seperti sebelumnya. Dia akan dibaringkan telungkup di arena datar untuk mereka dan mereka akan menginjaknya dengan kuku-kuku mereka. Ketika yang terakhir dari mereka telah lewat, yang pertama akan kembali, pada hari yang panjangnya lima puluh ribu tahun, hingga keputusan dijatuhkan di antara manusia, dan dia menyadari akhirnya. Setiap pria yang memiliki sapi dan tidak memberikan haknya di dalam kesulitan dan kelapangan, mereka akan datang pada Hari Kebangkitan dengan semangat, gemuk, dan hidup seperti sebelumnya. Dia akan dibaringkan telungkup di arena datar untuk mereka, dan mereka akan menginjaknya dengan kuku-kuku yang terbelah. Ketika yang terakhir dari mereka telah lewat, yang pertama akan kembali, pada hari yang panjangnya lima puluh ribu tahun, hingga keputusan dijatuhkan di antara manusia dan dia menyadari akhirnya. Setiap pria yang memiliki domba dan tidak memberikan haknya di dalam kesulitan dan kelapangan, mereka akan datang pada Hari Kebangkitan dengan semangat, gemuk, dan hidup seperti sebelumnya. Dia akan dibaringkan telungkup di arena datar untuk mereka dan mereka akan menginjaknya dengan kuku-kuku yang terbelah, dan setiap yang bertanduk akan menyerangnya dengan tanduknya, dan tidak ada di antara mereka yang memiliki tanduk yang bengkok atau patah. Ketika yang terakhir dari mereka telah lewat, yang pertama akan kembali, pada hari yang panjangnya lima puluh ribu tahun, hingga keputusan dijatuhkan di antara manusia, dan dia menyadari akhirnya.'"