Bab Menyebutkan Perbedaan Pendapat Tentang Hadits Abu Umamah Mengenai Keutamaan Orang yang Berpuasa
Hasan oleh Darussalam
akhbarana muhammadu ibnu yazida aladamiyyu, qala haddatsana manun, an kharijaha ibni sulaymana, an yazida ibni rumana, an urwaha, an aisyaha, ani annabiyyi qala " asshiyamu junnahun mina annari faman ashbaha shaiman fala yajhal yawmaidzin waini amruun jahila alayhi fala yasytimhu wala yasubbahu walyaqul inni shaimun waadzi nafsu muhammadin biyadihi lakhulufu fami asshaimi athyabu inda allahi min rihi almiski ".
Diriwayatkan dari Aisyah bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Puasa adalah perisai dari api neraka. Barangsiapa yang memulai hari puasa, maka janganlah ia berbuat jahil pada hari itu. Jika ada orang yang berbuat jahil kepadanya, maka janganlah ia mencaci atau mengutuknya, tetapi hendaklah ia berkata: 'Saya sedang berpuasa.' Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak kesturi."