Bab Menyebutkan Perbedaan Pendapat tentang Abu Salih dalam Hadits Ini
Shahih oleh Darussalam
akhbarani ibrahimu ibnu alhasani, an hajjajin, qala qala abnu jurayjin akhbarani athaun, an abi shalihin azzayyati, annahu samia aba hurayraha, yaqulu qala rasulu allahi " kullu amali abni adama lahu ila asshiyama huwa li waana ajzi bihi waasshiyamu junnahun idza kana yawmu shiyami ahadikum fala yarfuts wala yashkhab fain syatamahu ahadun aw qatalahu falyaqul inni shaimun waadzi nafsu muhammadin biyadihi lakhulufu fami asshaimi athyabu inda allahi yawma alqiyamahi min rihi almiski lilsshaimi farhatani yafrahuhuma idza afthara fariha bifithrihi waidza laqiya rabbahu azza wajalla fariha bishawmihi ".
Abu Hurairah berkata: "Rasulullah ﷺ bersabda: '(Allah berfirman) Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa; itu adalah untukku dan aku akan memberikan ganjaran untuknya. Puasa adalah perisai. Jika salah satu dari kalian berpuasa, janganlah ia berkata kotor atau mengangkat suaranya dalam kemarahan, dan jika ada yang menghina atau ingin berkelahi dengannya, katakanlah: 'Saya sedang berpuasa.' Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, bau dari mulut orang yang berpuasa lebih baik di sisi Allah daripada aroma misk. Orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan: ketika ia berbuka puasa, ia bergembira dengan berbukanya, dan ketika ia bertemu Tuhannya, Yang Maha Agung dan Maha Mulia, ia akan bergembira karena telah berpuasa."