Bab Menyebutkan Perbedaan Pendapat Tentang Abu Shalih Dalam Hadits Ini
Shahih oleh Darussalam
akhbarana ishaqu ibnu ibrahima, qala anbaana jarirun, ani alamasyi, an abi shalihin, an abi hurayraha, an rasuli allahi qala " ma min hasanahin amilaha abnu adama ila kutiba lahu asyru hasanatin ila sabimiahi dhifin qala allahu azza wajalla ila asshiyama fainnahu li waana ajzi bihi yadau syahwatahu wathaamahu min ajli asshiyamu junnahun lilsshaimi farhatani farhahun inda fithrihi wafarhahun inda liqai rabbihi walakhulufu fami asshaimi athyabu inda allahi min rihi almiski ".
Telah diberitakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim, dia berkata: Telah memberitakan kepada kami Jarir, dari Al-A'mash, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah, dari Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak ada satu kebaikan pun yang dilakukan oleh anak Adam, kecuali dicatat untuknya sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat. Allah, Yang Maha Agung dan Maha Tinggi berfirman: 'Kecuali puasa, karena itu untuk-Ku dan Aku yang akan memberikan ganjaran untuknya. Dia meninggalkan syahwat dan makanannya demi-Ku. Puasa adalah perisai bagi orang yang berpuasa. Dia memiliki dua kebahagiaan: satu saat berbuka dan satu saat bertemu dengan Tuhannya. Dan bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak kesturi.'"