Bab Roh-Roh Orang Beriman
Shahih oleh Darussalam
akhbarana katsiru ibnu ubaydin, qala haddatsana muhammadu ibnu harbin, ani azzubaydiyyi, ani azzuhriyyi, an humaydi ibni abdi arrahmani, an abi hurayraha, qala samitu rasula allahi yaqulu " asrafa abdun ala nafsihi hatta hadharathu alwafahu qala lahlihi idza ana muttu faahriquni tsumma ashaquni tsumma adzruni fi arrihi fi albahri fawaallahi lain qadara allahu alaa layuaddzibanni adzaban la yuaddzibuhu ahadan min khalqihi qala fafaala ahluhu dzalika qala allahu azza wajalla likulli syain akhadza minhu syayan addi ma akhadzta faidza huwa qaimun qala allahu azza wajalla ma hamalaka ala ma shanata qala khasyyatuka. faghafara allahu lahu ".
Diriwayatkan dari Abu Hurairah: "Saya mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: 'Ada seorang lelaki yang sangat menzalimi dirinya, dan ketika ia akan mati, ia berkata kepada keluarganya: Ketika saya mati, bakar tubuh saya, kemudian giling tulang-tulang saya dan sebar saya di angin dan di laut, karena demi Allah, jika Allah menguasai saya, Dia akan menghukum saya dengan cara yang tidak akan dihukum oleh siapa pun. Maka keluarganya melakukan itu, tetapi Allah, Yang Maha Perkasa dan Maha Agung, berkata kepada segala sesuatu yang telah mengambil bagian darinya untuk mengembalikan apa yang telah diambil. Lalu ia berdiri, Allah, Yang Maha Perkasa dan Maha Agung, berkata: Apa yang membuatmu melakukan apa yang kamu lakukan? Ia berkata: Takut kepada-Mu. Maka Allah mengampuninya.'"