Sunan An-Nasa'i · Kitab Jenazah · No. 2068

Bab Meletakkan Daun Palem di Atas Kubur

Shahih oleh Darussalam

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ قُدَامَةَ، قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ مُجَاهِدٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ مَرَّ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ بِحَائِطٍ مِنْ حِيطَانِ مَكَّةَ أَوِ الْمَدِينَةِ سَمِعَ صَوْتَ إِنْسَانَيْنِ يُعَذَّبَانِ فِي قُبُورِهِمَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " يُعَذَّبَانِ وَمَا يُعَذَّبَانِ فِي كَبِيرٍ " . ثُمَّ قَالَ " بَلَى كَانَ أَحَدُهُمَا لاَ يَسْتَبْرِئُ مِنْ بَوْلِهِ وَكَانَ الآخَرُ يَمْشِي بِالنَّمِيمَةِ " . ثُمَّ دَعَا بِجَرِيدَةٍ فَكَسَرَهَا كِسْرَتَيْنِ فَوَضَعَ عَلَى كُلِّ قَبْرٍ مِنْهُمَا كِسْرَةً فَقِيلَ لَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لِمَ فَعَلْتَ هَذَا قَالَ " لَعَلَّهُ أَنْ يُخَفَّفَ عَنْهُمَا مَا لَمْ يَيْبَسَا أَوْ أَنْ يَيْبَسَا " .

akhbarana muhammadu ibnu qudamaha, qala haddatsana jarirun, an manshurin, an mujahidin, ani abni abbasin, qala marra rasulu allahi bihaithin min hithani makkaha awi almadinahi samia shawta insanayni yuaddzabani fi quburihima faqala rasulu allahi " yuaddzabani wama yuaddzabani fi kabirin ". tsumma qala " bala kana ahaduhuma la yastabriu min bawlihi wakana alakharu yamsyi biannamimahi ". tsumma daa bijaridahin fakasaraha kisratayni fawadhaa ala kulli qabrin minhuma kisrahan faqila lahu ya rasula allahi lima faalta hadza qala " laallahu an yukhaffafa anhuma ma lam yaybasa aw an yaybasa ".

Diriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ melewati salah satu kebun di Makkah atau Al-Madinah dan mendengar suara dua orang yang disiksa di dalam kubur mereka. Rasulullah ﷺ berkata: "Mereka disiksa tetapi tidak disiksa karena sesuatu yang sulit untuk dihindari." Kemudian ia berkata: "Sesungguhnya, salah satu dari mereka tidak menjaga agar tidak terkena air seni pada tubuh atau pakaiannya, dan yang lainnya suka menyebarkan gosip." Kemudian ia meminta sebatang daun palem yang ia patahkan menjadi dua dan meletakkan sepotong di atas masing-masing kubur. Dikatakan kepadanya: "Wahai Rasulullah, mengapa engkau melakukan itu?" Ia berkata: "Semoga itu dapat mengurangi siksaan mereka selama ini belum kering" atau: "sampai ini kering."

Penjelasan