Bab Tempat Pejalan Kaki dalam Jenazah
Hasan oleh Darussalam
أَخْبَرَنِي أَحْمَدُ بْنُ بَكَّارٍ الْحَرَّانِيُّ، قَالَ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ السَّرِيِّ، عَنْ سَعِيدٍ الثَّقَفِيِّ، عَنْ عَمِّهِ، زِيَادِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ حَيَّةَ عَنْ أَبِيهِ، عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " الرَّاكِبُ خَلْفَ الْجَنَازَةِ وَالْمَاشِي حَيْثُ شَاءَ مِنْهَا وَالطِّفْلُ يُصَلَّى عَلَيْهِ " .
Diriwayatkan bahwa Al-Mughirah bin Shu'bah berkata: "Rasulullah ﷺ bersabda: 'Orang yang berkendara harus berada di belakang jenazah dan pejalan kaki boleh berjalan ke mana saja yang dia inginkan, dan shalat jenazah harus dilakukan untuk anak.'"