Sunan An-Nasa'i · Kitab Qiyam Malam dan Sunnah Siang · No. 1714

Bab Bagaimana Witr dengan Lima dan Menyebutkan Perbedaan Pendapat tentang Al-Hakam dalam Hadits Witr

Shahih oleh Darussalam

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنِ الْحَكَمِ، عَنْ مِقْسَمٍ، عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ، قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يُوتِرُ بِخَمْسٍ وَبِسَبْعٍ لاَ يَفْصِلُ بَيْنَهَا بِسَلاَمٍ وَلاَ بِكَلاَمٍ .

akhbarana qutaybahu, qala haddatsana jarirun, an manshurin, ani alhakami, an miqsamin, an ummi salamaha, qalat kana rasulu allahi yutiru bikhamsin wabisabin la yafshilu baynaha bisalamin wala bikalamin.

Qutaibah memberitakan kepada kami, ia berkata: Jarir memberitakan kepada kami, dari Mansur, dari Al-Hakam, dari Miqsam, dari Umm Salamah, yang berkata: "Rasulullah ﷺ biasa shalat witr dengan lima dan tujuh rak'ah yang tidak dipisahkan dengan salam maupun pembicaraan."

Penjelasan