Bab Menyebutkan Perbedaan Pendapat Terhadap Habib bin Abi Thabit dalam Hadits Ibn Abbas tentang Witr.
أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَرْبٍ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ، عَنْ يَحْيَى بْنِ الْجَزَّارِ، عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ، قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُوتِرُ بِثَلاَثِ عَشْرَةَ رَكْعَةً فَلَمَّا كَبِرَ وَضَعُفَ أَوْتَرَ بِتِسْعٍ . خَالَفَهُ عُمَارَةُ بْنُ عُمَيْرٍ فَرَوَاهُ عَنْ يَحْيَى بْنِ الْجَزَّارِ عَنْ عَائِشَةَ .
Telah mengabarkan kepada kami Ahmad bin Harb, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Abu Muawiyah, dari Al-A'mash, dari Amru bin Murrah, dari Yahya bin Al-Jazzar, dari Umm Salamah, ia berkata: "Rasulullah (ﷺ) biasa berwitir dengan tiga belas raka'at, dan ketika beliau semakin tua dan lemah, beliau berwitir dengan sembilan." Amru bin Umayyah menyelisihinya, ia meriwayatkan dari Yahya bin Al-Jazzar dari Aisyah.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
