Bab Menyebutkan Perbedaan pada Habib bin Abi Thabit dalam Hadits Ibn Abbas tentang Witir.
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ، قَالَ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ هِشَامٍ، قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ قَامَ مِنَ اللَّيْلِ فَاسْتَنَّ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ نَامَ ثُمَّ قَامَ فَاسْتَنَّ ثُمَّ تَوَضَّأَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ حَتَّى صَلَّى سِتًّا ثُمَّ أَوْتَرَ بِثَلاَثٍ وَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ .
Sufyan meriwayatkan dari Habib bin Abi Thabit, dari Muhammad bin Ali, dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa: Nabi (ﷺ) bangun di malam hari dan menyikat giginya, kemudian dia shalat dua raka'at, lalu dia tidur. Kemudian dia bangun dan menyikat giginya, lalu dia berwudhu dan shalat dua raka'at, hingga dia telah shalat enam raka'at. Kemudian dia shalat witir dengan tiga raka'at, dan shalat dua raka'at.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
