Bab Menjauh Saat Memenuhi Kebutuhan
أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، قَالَ أَنْبَأَنَا إِسْمَاعِيلُ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ إِذَا ذَهَبَ الْمَذْهَبَ أَبْعَدَ قَالَ فَذَهَبَ لِحَاجَتِهِ - وَهُوَ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ - فَقَالَ " ائْتِنِي بِوَضُوءٍ " . فَأَتَيْتُهُ بِوَضُوءٍ فَتَوَضَّأَ وَمَسَحَ عَلَى الْخُفَّيْنِ . قَالَ الشَّيْخُ إِسْمَاعِيلُ هُوَ ابْنُ جَعْفَرِ بْنِ أَبِي كَثِيرٍ الْقَارِئُ .
Diriwayatkan dari Al-Mughirah bin Shu'bah bahwa ketika Nabi (ﷺ) pergi menjauh (untuk buang air), ia pergi jauh. Ia pergi untuk buang air ketika ia dalam salah satu perjalanannya, dan berkata: 'Bawakan saya (air untuk) wudhu.' Maka saya membawakan (air untuk) wudhu, dan ia melakukan wudhu dan mengusap di atas khufnya. Syekh 1 berkata: 'Isma'il (salah satu perawi) adalah Ibn Ja'far bin Abi Kathir Al-Qari.
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
