Bab Keutamaan Shalat Malam dalam Perjalanan
أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ مَنْصُورٍ، قَالَ سَمِعْتُ رِبْعِيًّا، عَنْ زَيْدِ بْنِ ظَبْيَانَ، رَفَعَهُ إِلَى أَبِي ذَرٍّ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " ثَلاَثَةٌ يُحِبُّهُمُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ رَجُلٌ أَتَى قَوْمًا فَسَأَلَهُمْ بِاللَّهِ وَلَمْ يَسْأَلْهُمْ بِقَرَابَةٍ بَيْنَهُ وَبَيْنَهُمْ فَمَنَعُوهُ فَتَخَلَّفَهُمْ رَجُلٌ بِأَعْقَابِهِمْ فَأَعْطَاهُ سِرًّا لاَ يَعْلَمُ بِعَطِيَّتِهِ إِلاَّ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَالَّذِي أَعْطَاهُ وَقَوْمٌ سَارُوا لَيْلَتَهُمْ حَتَّى إِذَا كَانَ النَّوْمُ أَحَبَّ إِلَيْهِمْ مِمَّا يُعْدَلُ بِهِ نَزَلُوا فَوَضَعُوا رُءُوسَهُمْ فَقَامَ يَتَمَلَّقُنِي وَيَتْلُو آيَاتِي وَرَجُلٌ كَانَ فِي سَرِيَّةٍ فَلَقُوا الْعَدُوَّ فَانْهَزَمُوا فَأَقْبَلَ بِصَدْرِهِ حَتَّى يُقْتَلَ أَوْ يُفْتَحَ لَهُ " .
Diriwayatkan dari Zaid bin Zabyan yang mengatributkannya kepada Abu Dharr bahwa: Nabi (ﷺ) bersabda: "Ada tiga orang yang dicintai Allah (SWT): Seorang lelaki yang datang kepada sekelompok orang dan meminta (diberikan sesuatu) demi Allah dan bukan karena hubungan mereka, tetapi mereka tidak memberinya, maka seorang lelaki tertinggal dan memberikannya secara rahasia, dan tidak ada yang mengetahui tentang pemberiannya kecuali Allah (SWT) dan orang yang diberi. Orang-orang yang bepergian sepanjang malam hingga tidur menjadi lebih dicintai oleh mereka daripada apa pun yang setara dengannya, sehingga mereka meletakkan kepala mereka (dan tidur), kemudian seorang lelaki di antara mereka bangkit dan mulai berdoa kepada-Ku dan memohon kepada-Ku, membaca Ayat-Ayat-Ku. Dan seorang lelaki yang berada dalam sebuah ekspedisi dan bertemu musuh dan mereka melarikan diri, tetapi dia maju (mengejar mereka) sampai dia terbunuh atau kemenangan diberikan."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
